Minggu, 13 Juni 2010

Tinggal 200M Sampai Rumah,Mautpun Menjemput


SEMARANG - Mungkin keluarga besar Choirul Saleh tidak akan mengira jika kendaraan yang ditumpangi satu keluarga itu akan mengalami kecelakaan. Apalagi, kecelakaan terjadi hanya berjarak 200 meter sebelum kediaman korban.

Ya, memang maut tak pernah ada yang bisa menebak. Mobil Genio yang dibawa Choirul Saleh (46) beserta istri, Istiqomah (48), dan kedua anaknya, Icak (19) serta Muhamad Hasbi (13) harus terbelah dua setelah dilindas truk tronton tanpa rem.

Keluarga besar Choirul Saleh tinggal di Perum Kompleks Perwira Diponegoro VI/68 Semarang. Berdasarkan info yang dikumpulkan dari pihak keluarga, keluarga Choiril baru saja mengantar anaknya, Sabrina latihan PMR di SMA 1 Semarang.

"Mereka baru akan pulang ke rumah. 200 meter sebelum sampai rumah ternyata malah terjadi kecelakaan maut," kata seorang keluarga yang menolak menyebutkan namanya, Minggu (13/6/2010).

Choirul Saleh dan tiga anggota keluarganya menjadi empat dari enam korban tabrakan maut di perempatan Karangrejo-Banyumanik Semarang, Jawa Tengah. Dua korban tewas lainnya adalah pengemudi dan penumpang Daihatsu Zebra H 8658 WH adalah pasangan suami istri Djoko Wasit dan Endang Sulistyaningsih warga Banjardowo RT 1 RW 7 Kelurahan Genuk Semarang.

Sedangkan dua anaknya yaitu Swastika Dewi, 19 tahun dan Swastika Aulia, 8 tahun mengalami luka parah.

"Kemarin malam saya mimpi masuk gua gelap. Disana saya ketemu orang-orang tanpa kepala," jelas Swastika Dewi di UGD RS Elisabeth.

Total dari data yang dihimpun terdapat 6 meninggal dunia, dua luka berat dan 14 luka ringan. Di kamar jenazah RS Kariyadi ada 5 mayat. di RS Elisabeth, 12 luka berat, 1 meninggal dunia dan dua luka ringan. Di RS Banyumanik ada dua luka ringan.[KangTiar]
Sumber:okezone.com

5 komentar:

  1. wah! jadi ngeri motoran di jalan raya yg rame. tu juga, masa truck sebelom berangkat g ngecek2 apa yg rusak. jadi makan koraban deh!

    BalasHapus
  2. wah, jadi ngeri banget deh, mobilnya aja hancur begitu..maut memang datang dimanapun dan kapanpun..

    BalasHapus
  3. wah..wah..kasihan ya mereka..ckckck

    BalasHapus
  4. maut emang gak akan bisa ditunda ataupun dipercepat datangnya..

    BalasHapus