Minggu, 10 April 2011

Bagaimana membuat Smarter Planet dengan Smarter Computing

Pernah dengar Smarter Planet ? Bagaimana membuat bumi yang lebih pintar itulah yang kini diusung oleh IBM di seluruh dunia.
Tujuannya adalah membuat sistem yang saling terkoneksi – hardware, software dan solusi– yang benar-benar bermanfaat bagi kehidupan manusia dan membuat dunia yang lebih pintar (smarter planet). Wujudnya bisa berupa lalu lintas yang tidak sepadat sekarang, makanan yang lebih sehat, air yang lebih bersih, dan kota yang lebih aman, dan bukannya sekadar ajang unjuk gigi tentang kehebatan suatu hardware.

“Oleh CEO kami, Smarter planet dicanangkan Februari 2009,” kata Muhammad Ghozie I. Dalel (Country Manager, IBM System Storage, PT IBM Indonesia). Ia menegaskan, sejak 1997 IBM memang tidak lagi sekadar berjualan hardware, tetapi solusi yang disesuaikan dengan kebutuhan (on demand) konsumen. “Hardware sekarang hanya memberi kontribusi 19% dari revenue global IBM,” ungkapnya.

Seperti apa penerapan Smarter Planet itu? Di AS, salah satu contohnya adalah penggunaan kamera di beberapa lokasi lalu lintas untuk mengawasi kondisi sekitar.“Ketika ada tindakan kejahatan di sebuah toko, kamera bisa merekam kejadian itu dan men-zoom tato yang ada di leher pelaku kriminal. Berkat gambar itulah, pelaku kejahatan akhirnya bisa ditangkap,” cerita Muhammad Ghozie.

Banyak sisi kehidupan yang bisa dibuat lebih baik, termasuk perawatan kesehatan. Lihatlah contoh IBM yang menyediakan perawatan kesehatan untuk 450.000 pekerja, pensiunan dan keluarganya. IBM memberikan insentif bagi individual untuk membantu mereka melakukan pilihan yang lebih sehat, termasuk berpartipasi dalam kegiatan olahraga atau program gizi, dan menyediakan sejumlah tool manajemen elektronis personal untuk membantu individual meneliti kesehatan dan perawatan kesehatannya.

Eh, jangan buru-buru menyimpulkan bahwa Smarter Planet belum berlaku di tanah air. Justru di beberapa lokasi, Smarter Planet sudah terwujud. Di Bali misalnya, ada desa yang para penduduknya memiliki kartu pintar berisi data pribadi, termasuk riwayat penyakit dan akun bank. Alhasil ketika berobat ke rumah sakit, penduduk desa itu pun tidak perlu melakukan pendaftaran manual lagi. Tinggal memasukkan kartu pintar, dan data yang bersangkutan akan langsung diakses para petugas medis. Hemat waktu dan efisien bukan?

Di Surabaya, Smarter Planet juga sudah diterapkan. Di di beberapa lokasi, cerita Mohammad Ghozie, sudah dipasang sejumlah kamera untuk mengawasi kondisi sekitar Kamera yang bisa berputar 360 derajat itu bukan cuma mengambil gambar-gambar dari kondisi sekitar, tetapi juga bisa di-zoom ke detail tertentu untuk memudahkan pelacakan kejadian, misalnya perampokan.

Menarik bukan? Informasi lanjut tentang Smarter Planet bisa Anda baca sendiri di http://www.ibm.com/ibm/ideasfromibm/us/smartplanet/index.shtml

Sumber : Kompas.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar